Arunala.com -- Semua orang pasti tahu yang namanya cincau, Secara bentuknya cincau adalah penganan semacam agar-agar yang dibuat dari daun beberapa jenis tumbuhan.
Agar-agar cincau merupakan gel yang diperoleh dari perendaman daun tumbuhan cincau dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.
Terdapat dua jenis cincau yang dikenal orang, yaitu cincau hijau dan hitam. Keduanya sama enaknya, bergantung selera. Namun, saat ini cincau hitam lebih banyak dipakai oleh kedai-kedai minuman.
Namun tidak banyak yang tahu apa kelebihan dari cincau hitam. Seperti apa manfaatnya?
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Sebuah penelitian pada 2017 melaporkan bahwa salah satu manfaat kesehatan terbesar dari cincau hitam berasal dari sifat antioksidannya yang bisa melawan radikal bebas.
Diketahui, cincau hitam mengandung vitamin, mineral, serta senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, dan saponin.
2. Menurunkan tekanan darah
Menurut penelitian, cincau sering digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah, menyeimbangkan gula darah, dan melindungi dari diabetes dan penyakit liver.
3. Mencegah sakit pencernaan
Daun cincau masuk jenis tanaman Platostoma palustre yang merupakan anggota keluarga tanaman mint. Kandungan gula pada tanaman ini mampu melawan bakteri penyebab sakit perut dan mengoptimalkan fungsi pencernaan.
Komponen alkaloid yang terdiri atas vitamin A dan C terkandung dalam daun cincau. Kedua vitamin ini sangat efektif mencegah penyakit diare.
4. Menurunkan berat badan
Cincau hanya mengandung sedikit kalori. Dari setiap 330 gram cincau terdapat 184 kalori dan total kalori ini hanya 9 persen dari kebutuhan kalori harian.
Karena itu, konsumsi cincau dibarengi makanan sehat lainnya bisa dimasukkan ke dalam menu diet harian Anda. Sebab cincau kaya akan air dan serat sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
5. Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Berkat kandungan antioksidannya, cincau hitam bermanfaat untuk melindungi sel beta di pankreas, yaitu sel yang memproduksi insulin. Hal ini juga turut membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. (*/xyz)


Komentar