Usia 16-30 Tahun Terbanyak Korban Laka Lantas di Sumbar

Metro- 03-01-2024 21:56
Dir Ditlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan jelaskan jumlah laka lantas di Sumbar selama 2023 kepada sejumlah wartawan di Padang, Rabu (3/1). (Dok : Istimewa)
Dir Ditlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan jelaskan jumlah laka lantas di Sumbar selama 2023 kepada sejumlah wartawan di Padang, Rabu (3/1). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Berdasarkan data jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang ada pada Ditlantas Polda Sumbar selama 2023 menunjukkan korban terbanyak adalah usia produktif yaitu usia 16 sampai 30 tahun dengan profesi sebagai siswa SMA sederajat.

Penjelasan ini disampaikan Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dir Ditlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan kepada sejumlah wartawan di Padang, Rabu (3/1).

"Seperti diketahui, meski jumlah korban meninggal sedikit berkurang dari tahun sebelumnya, tapi jumlah korban luka sedang dan ringan akibat kecelakaan di jalan raya mengalami kenaikan. Kebanyakan korban di usia produktif, rata-rata di usia 16-30 tahun dengan jumlah 1.200 orang selama 2023," ucap Dwi Nur Setiawan.

Meminimalisir jumlah korban atas Laka Lantas itu di 2024, Dwi Nur Setiawan mengajak dan mengimbau orang tua untuk menasehati anak-anaknya yang berkendara untuk menjaga keselamatan di jalan raya.

"Diimbau orang tua untuk tidak membiarkan anak-anaknya yang belum cukup umur berkendara ke sekolah dan di jalan raya. Lebih baik anak kita di antar atau naik ojek online ke sekolah untuk menjaga keselamatannya," ucap Dwi Nur Setiawan lagi.

Dwi Nur melanjutkan, jika pihaknya juga mengajak Dinas Pendidikan untuk bekerja sama melakukan penyuluhan dan sosialisasi Undang Undang Lalu Lintas kepada para siswa di sekolah-sekolah.

"Dengan penyuluhan ini, harapan kita para siswa dapat memahami aturan lalu lintas dan etika di jalan raya guna meminimalisir kecelakaan yang menelan banyak korban yang masih muda-muda," ujar Dwi Nur didampingi Kabag Opsnal Ditlantas AKBP AgungTri, Kasubdit Regident AKBP Ahmad Faisol Amir, AKBP Dewi dan personel Ditlantas lainnya. (cpt/*)

Komentar