Antisipasi Dampak Status Siaga Marapi: Pemkab Tanahdatar Siapkan Kontinjensi Bencana

Metro- 10-01-2024 01:14
Peta Gunung Marapi dengan radius larangan 4,5 km bagi masyarakat. (Dok : Istimewa)
Peta Gunung Marapi dengan radius larangan 4,5 km bagi masyarakat. (Dok : Istimewa)

Tanahdatar, Arunala.com - Menyikapi naiknya status Gunung Marapi dari level II (waspada) ke level III (Siaga), Pemkab Tanahdatar segera menyiapkan rencana kontinjensi bencana Gunung Marapi bagi masyarakat Tanahdatar yang bermukim di lereng gunung tersebut.

Bahkan Bupati Tanahdatar, Eka Putra segera memberi arahan kepada jajarannya terkait penanggulangan bencana, termasuk perangkat nagari saling sinergi membuat langkah penangganan apabila kondisi yang tidak memungkinkan terjadi.

Eka Putra menyebutkan, langkah kontinjensi bencana Gunung Marapi ini disiapkan setelah dirinya mendapat surat dari Kepala Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang menjelaskan status Gunung Marapi naik status dari level II (Waspada) jadi level III (Siaga), Selasa malam (9/1).

"Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kita ikuti bersama

Pertama, seluruh masyarakat diminta tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dengan radius 4,5 km dari puncak Gunung Marapi," kata Eka Putra dalam siaran persnya yang diterima media, Selasa malam (9/1).

Dia juga meminta kepada wali nagari dan camat yang ada pemukiman warga berada dalam radius 4,5 km, agar segera mempersiapkan rencana kontinjensi.

Kedua, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang terjadi, terutama saat musim hujan.

Ketiga, seluruh pihak diimbau agar menjaga suasana kondusif, tidak menyebarkan berita hoax dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya, dan selalu mendengarkan arahan dari pihak terkait.

"Keempat, memohon kepada seluruh imam masjid, da'i, ulama, agar selalu memandu doa agar kita terhindarkan dari bahaya ancaman letusan gunung Marapi.

"Kelima, saya instruksikan camat, wali nagari serta seluruh OPD di Tanahdatar saling bersinergi, kompak, dan mengkaji kondisi terburuk, serta rencana kontinjensi bencana Marapi," kata Eka Putra. (cpt/*)

Komentar