Alasan Kesehatan, Seorang Anggota PPS Mundur di Padang

Metro- 15-01-2024 22:40
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra melantik Sri Resia jadi PPS pengganti antar waktu (PAW) Kelurahan Tanjuang Saba, Kecamatan Lubeg di aula kantor KPU Kota Padang, Senin sore (15/1). (Foto : Arunala.com)
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra melantik Sri Resia jadi PPS pengganti antar waktu (PAW) Kelurahan Tanjuang Saba, Kecamatan Lubeg di aula kantor KPU Kota Padang, Senin sore (15/1). (Foto : Arunala.com)

Padang, Arunala.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Riki Eka Putra, melantik Sri Resia sebagai petugas pemilihan suara (PPS) pengganti antar waktu (PAW) untuk Kelurahan Tanjuang Saba, Kecamatan Lubuk Kilangan (Lubeg) di aula kantor KPU Kota Padang, Senin sore (15/1).

"Proses pelantikan PAW bagi PPS Tanjuang Saba dilakukan setelah PPS yang sebelumnya yakni Fitri Wahyuni Adnan, yang mengundurkan diri sebagai anggota PPS di kelurahan tersebut," kata Riki kepadaArunala.comsesuai pelantikan PAW dilakukan.

Riki menyebut, alasan Fitri ini mundur jadi PPS karena kondisi kesehatannya. Dan ada surat pernyataan mundurnya.

Kemudian kepada anggota PPS yang baru dilantik, Riki meminta agar dapat melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu 2024 di kelurahannya dengan baik.

Di sisi lain, Riki menyebutkan, secara keseluruhan anggota PPS yang direkrut KPU Kota Padang untuk pemilu 2024 ini sebanyak 312 orang dengan rincian tiga orang per kelurahan.

"Di Kota Padang ini ada 104 kelurahan, jadi 104 kelurahan dikali 3 PPS, jumlahnya 312 orang," terang Riki.

Riki juga menerangkan, KPU RI nantinya juga akan membackup seluruh penyelenggara pemilu 2024 dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Langkah ini sebagai upaya antisipasi KPU terhadap petugasnya apabila dapat musibah atau kecelakaan di lapangan nantinya. Dan menurut saya hal itu cukup bagus bagi kami selaku penyelenggara pemilu," kata Riki. (cpt)

Komentar