Padang, Arunala.com - Istilahmain pakuak di tempat-tempat wisata dan juga tempat kuliner saat Idul Fitri memang jadi momok para pengunjung.
Pasalnya, standar harga yang diberlakukan dengan polamain pakuak itu cukup meresahkan sekaligus mengagetkan wisatawan, karena jauh dari harga semestinya.
Menyadari fenomena ini, anggota DPR RI terpilih dari PKS Sumbar, Rahmat Saleh lalu mengimbau pelaku usaha, UMKM, dan pengelola wisata untuk terapkan sistem transparansi dalam penetapan tarif maupun harga barang yang mereka jual saat libur Lebaran 2024 ini.
"Dengan adanya tranparansi itu, menjadi wisatawan merasa nyaman bagi wisatawan itu untuk berkunjung yakin bahwa mereka tidak akan ditipu atau dikenakan harga yang tidak wajar," ungkap Rahmat Saleh kepada wartawan di Padang, Jumat (5/4).
Di sisi lain, anggota DPRD Sumbar ini juga berharap perantau asal Sumbar dapat menikmati Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini dengan penuh kebahagiaan.
Rahmat Saleh juga memaparkan beberapa persiapan juga telah dilakukan Pemprov Sumbar dan pihak terkait dalam menyambut kedatangan pemudik untuk berlebaran di kampung halamannya.
"Pertama, saya sudah memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait baik Dinas Perhubungan, PU, dan Dir Lantas Polda Sumbar dengan melakukan beberapa simulasi terkait dengan kelancaran arus mudik dan balik," kata Rahmat Saleh.
Terus terang, sebut dia, sangat berharap simulasi yang dibuat, baik itu pengaturan arus lalu lintas ke arah Padang-Bukittinggi, kemudian jalur Malalak itu diharapkan bisa dilakukan dengan sempurna.
Sejalan dengan itu, dirinya juga meminta dinas terkait untuk memastikan infrastruktur, baik fasilitas perumahan publik itu berada dalam kondisi baik dalam menyambut para pemudik yang akan pulang. (*)


Komentar