Padang, Arunala.com--Universitas Andalas (Unand) terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai mitra dalam dan luar negeri. Ini sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas akademik dan reputasi di tingkat internasional.
"Unand telah menandatangani 2.081 dokumen kerja sama dengan 10 negara tujuan," kata Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA saat Pemaparan Kinerja Unand pada Buka Bersama Pimpinan Universitas dengan Media di Gedung Rektorat Lantai IV, Jumat (5/4).
Ia menyebutkan Program Studi Kedokteran (S1) menempati peringkat pertama dengan total kerja sama 360 dokumen. Disusul peringkat kedua Ekonomi Pembangunan (S1) 344 dokumen dan peringkat ketiga Manajemen (S1) 330 dokumen.
"Tak kalah hebatnya, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan (S1) kampus Payakumbuh mampu menorehkan masing-masing 317 dan 315 dokumen kerja sama," ungkap Efa.
Kerja sama itu, tutur Efa, pada 10 top negara tujuan. Negara Jepang tujuan negara kerja sama terbanyak 45 kerja sama. Kemudian, Malaysia 42 kerja sama, United States 9 kerja sama.
"Taiwan Province of China 9 kerja sama, Nepal 7 kerja sama, Vietnam 6 kerja sama, United Kingdom 5 kerja sama, Philipines 5 kerja sama, Netherlands 4 kerja sama dan Germany 4 kerja sama," papar Efa.
Untuk itu, dengan terjalinnya berbagai bentuk kerja sama, tutur Efa, Unand terus berupaya menyediakan fasilitas pendidikan optimal bagi mahasiswa. Termasuk memberikan kesempatan kepada dosen dan staf pendidik untuk meningkatkan keterampilan mereka melalui riset inovatif berkelanjutan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
"Selain itu, kolaborasi dengan mitra internasional ini juga diharapkan dapat meningkatkan reputasi positif Unand dan citra Indonesia di tingkat global," harapnya.
Sampai dengan saat ini, Unand terus mempertahankan posisinya sebagai perguruan tinggi terdepan di Indonesia. Berdasar Times Higher Education Worlds University Ranking 2024 menempatkan Unand pada peringkat ke-10 terbaik di Indonesia.
"Sementara itu, Unand juga berada peringkat ke-99 sebagai perguruan tinggi terbaik di South-Eastern Asia berdasar penilaian versi QS World University Ranking 2024," tukas Efa.(ril)


Komentar