Akses Pendidikan Mudah jadi Harapan Warga pada Balon Wako Padang Fadly Amran

Metro- 03-08-2024 17:16
Balon Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama warga Komplek Lolong Belanti, Kota Padang, Jumat (2/2024) kemarin. (dok : istimewa)
Balon Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama warga Komplek Lolong Belanti, Kota Padang, Jumat (2/2024) kemarin. (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Mudah mendapat akses pendidikan dan bantuan bagi penyandang disabilitas di Kota Padang, jadi topik bahasan masyarakat yang tinggal di Komplek Lolong Belanti, dengan bakal calon Wali Kota Padang Fadly Amran, Jumat (2/8/2024) kemarin.

Ketua RT di Lolong Belanti, Ria saat pertemuan dengan Fadly Amran menyampaikan harapan besar masyarakatnya itu.

“Kami berharap apa yang permohonan warga saya ini bisa ditampung oleh Pak Fadly Amran seandainya jadi Wali Kota Padang nanti," ucapnya.

Ria berkeyakinan, pengalaman yang dimiliki, Fadly Amran sebagai Wali Kota Padangpanjang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kota Padang, khususnya dalam memastikan akses pendidikan dan bantuan bagi penyandang disabilitas dapat diterima secara merata dan inklusif.

Sementara Fadly Amran dalam pertemuan ini menyebutkan jika terpilih jadi Wali Kota Padang, dirinya berkomitmen untuk menghadirkan solusi dan memastikan program-program yang dijalankan dapat memenuhi kebutuhan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Pembangunan Kota Padang harus inklusif, jadi no one left behind. Jangan sampai karena status disabilitas atau kurang mampu, ada akses yang tertutup. Ini tanggung jawab total pemerintah,” jelasnya.

Kemudian lanjut Fadly, agar program yang diinginkan masyarakat berjalan sesuai role-nya, penting adanya perencanaan yang matang dan pengelolaan yang tepat agar tidak ada program yang terganggu karena ketimpangan data.

“Jangan sampai ini terjegal gara-gara perencanaan ataupun ketimpangan dalam pendataan. Permasalahan teknis ini perlu dicarikan solusinya dengan bekerja secara profesional, tulus, dan melakukan reformasi birokrasi secara totalitas,” kata Fadly Amran. (*)

Komentar