Padang, Arunala.com - Komisioner KPU Sumbar, Jons Manedi secara terbuka menyampaikan partisipasi pemilih sangat diperlukan guna menyukseskan pilkada serentak di Sumbar.
"Maka dari itu, keikutsertaan masyarakat di semua tahapan jelas penting sekali," ungkap Jons Manedi depan ratusan warga Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dan Mandailing, di RM Bang Bonar, Kota Padang, Minggu (18/8/2024) sore.
Kehadiran komisioner KPU Sumbar di sana tidak lain sebagai upaya pendidikan politik kepada lapisan masyarakat untuk penyelenggaraan pilkada serentak nanti.
Jons Manedi mengatakan, sosialisasi seperti ini sangat efektif dalam mensukseskan Pilkada 2024. Penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU sangat membutuhkan partisipasi masyarakat untuk mensukseskan Pilkada serentak tahun 2024.
“Partisipasi masyarakat dalam sosialisasi sangat berarti, karena sosialisasi dinilai tidak maksimal hanya dilakukan oleh penyelenggara pemilu, karena keterbatasan tenaga penyelenggara pemilu,” ujarnya lagi.
Ia berharap melalui sosialisasi ini, partisipasi pemilih pada Pilkada serentak yang digelar 27 November 2024 maksimal.
Dia juga menyampaikan, Jons menyukseskan pilkada serentak tidak hanya datang ke TPS untuk berikan hak suara, namun menyukseskan pilkada dimulai dari partisipasi warga dalam mengikuti sosialisasi.
Jons Manedi merinci, partisipasi pemilih pada pemilu 2024 lalu sebanyak 74 persen. Angka ini terus menurun saat pelaksanaan pemilihan suara ulang calon DPD RI daerah pemilihan Sumbar yang digelar 13 Juli 2024, yaitu 35,69 persen.
"Ini menandakan turunnya partisipasi pemilih yang ikut berikan hal suara di TPS saat PSU itu," tukas Jons Manedi.
Sedangkan, anggota KPU Sumbar periode 2018-2023, Gebril Daulay, nara sumber dalam sosialisasi kali ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk memahami kerja KPU dan tidak terpancing dengan berita-berita bohong. “Partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk mensukseskan Pilkada tahun 2024,” ujarnya. (*)


Komentar