Padang, Arunala.com---Ketua DPP Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas Dr apt Rustian MKes, menyoroti pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi di wilayah Sumatera Barat yang dikenal memiliki dua patahan aktif. Hal ini seiringan peringatan BMKG soal gempa dari dua zona megathrust, yakni Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut, tinggal tunggu waktu.
Alasan BMKG, dua zona itu sudah lama tak mengalami gempa atau ada seismic gap, yakni lebih dari dua abad. Biasanya, gempa besar punya siklusnya sendiri dalam rentang hingga ratusan tahun.
“Dari Aceh hingga Papua, potensi megathrust itu nyata, setiap isu gempa bumi selalu mengarah pada mitigasi yang harus dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kewaspadaan dan langkah mitigasi menjadi hal yang harus diutamakan," kata Rustian saat memberikan sambutan pada Alumni Leaders Summit 2024 di Mercure Hotel, Padang, Jumat (13/9) malam.
Turut dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD dan jajaran wakil rektor, senat akademik dan civitas akademika, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, dan alumni Unand. Pada kesempatan itu, juga diluncurkan Dana Abadi Unand.
Sebagai langkah konkret, Universitas Andalas direncanakan akan menjadi laboratorium bencana di wilayah Sumatera. Pengembangan ini akan mendukung peningkatan kualitas riset dan pendidikan terkait kebencanaan. Rustian juga berharap agar program S2 Manajemen Kebencanaan di Universitas Andalas segera mendapatkan akreditasi penuh.
"Kami bersama rektor dan BNPB telah sepakat bahwa BPBD dari Aceh hingga Lampung dapat melanjutkan studi di Universitas Andalas," tambah Rustian.
Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi PhD memberikan apresiasi tinggi atas dukungan para alumni. Menurutnya, acara ini menjadi jembatan penting bagi alumni untuk berinteraksi, tidak hanya dengan sesama alumni tetapi juga dengan berbagai instansi. "Ada banyak peluang kolaborasi yang bisa dioptimalkan, seperti komersialisasi hasil riset, pelatihan upskilling, program magang, serta pengembangan kurikulum di Universitas Andalas," jelasnyanext


Komentar