Saat Rasa Legendaris Rendang Asese Menembus Pasar Dunia Bersama BNI

Ekonomi- 22-06-2026 15:35
Kesibukan salah satu petugas di stan 'WONDR FOOD' saat menyiapkan kemasan Rendang Asese untuk pembeli saat pameran Dhawa Festival (Dhawafest) Pesona 2026 yang berlangsung di Gedung Dhanapala, Kompleks Kemenkeu, Jakarta, pada 4--6 Maret lalu. Dukungan BNI menjadi saksi popularitas hidangan khas Padang ini. IST
Kesibukan salah satu petugas di stan 'WONDR FOOD' saat menyiapkan kemasan Rendang Asese untuk pembeli saat pameran Dhawa Festival (Dhawafest) Pesona 2026 yang berlangsung di Gedung Dhanapala, Kompleks Kemenkeu, Jakarta, pada 4--6 Maret lalu. Dukungan BNI menjadi saksi popularitas hidangan khas Padang ini. IST

Prediksi lonjakan pengunjung terbukti tepat. Selama penyelenggaraan Dhawafest Pesona 2026, stan Rendang Asese selalu dipadati pembeli. Dua produk utama mereka, rendang daging sapi dan dendeng batokok basah, menjadi primadona yang paling diburu. Antrean panjang ini memvalidasi bahwa cita rasa tradisional yang diolah dengan komitmen mutu tinggi selalu memiliki daya pikat universal. Dalam hitungan hari, ratusan kilogram produk yang dibawa dari Padang habis terjual tanpa sisa.

Namun bagi Eva, kemenangan terbesar bukan sekadar angka nominal omzet jangka pendek. Jauh melampaui itu, pameran ini bertindak sebagai pintu gerbang strategis ke jaringan bisnis internasional. Melalui sesi business matching yang difasilitasi BNI, Eva dipertemukan langsung dengan pengusaha ritel modern, agregator, serta eksportir yang memiliki jaringan distribusi kuat di Asia Tenggara, Australia, hingga Eropa.

Pertemuan ini membuka mata Eva tentang peta kebutuhan pasar dunia, regulasi tarif dagang, hingga preferensi kemasan konsumen asing. "Di Dhawafest kemarin, nilai paling mahal adalah kesempatan belajar langsung dari pelaku usaha sukses yang sudah mengekspor produk mereka. Kami bisa melihat peluang pasar luar negeri secara nyata, bukan lagi teori," tutur Eva.

Efek domino positif terus menggelinding pasca-pameran. Pesanan berulang (repeat order) terus mengalir deras melalui kanal digital dan media sosial resmi Rendang Asese. Jauh lebih menggembirakan, penjajakan kerja sama dengan agen eksportir yang dimulai di Jakarta kini berlanjut ke babak serius, membuka jalan bagi Rendang Asese untuk melakukan pengapalan perdana menuju pasar internasional dalam waktu dekat.

Sinergi Finansial dan Sudut Pandang Makro

Kisah transformasi Rendang Asese merupakan manifestasi konkret dari keberhasilan implementasi strategi perbankan nasional dalam memperkuat struktur ekonomi melalui sektor UMKM. Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Carnalies, menegaskan filosofi di balik langkah ini. Menurutnya, di era ekonomi dinamis, peran lembaga perbankan tidak boleh lagi membatasi diri sebagai penyalur kredit modal searah lalu membiarkan nasabah berjuang sendirian.

"Kami di BNI memposisikan diri sebagai mitra strategis yang ikut mengawal siklus pertumbuhan usaha nasabah dari hulu ke hilir. Kisah Rendang Asese adalah potret ideal bagaimana potensi kuliner tradisional berbasis kearifan lokal berhasil menembus dinding standardisasi mutu global berkat dukungan ekosistem teknologi perbankan yang tepat," ungkap Corina.next

Komentar