Gerak Cepat, PMI Sumbar Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Terdampak Bencana

Metro- 22-09-2026 16:39
Plt Ketua PMI Sumbar, Aim Zein
Plt Ketua PMI Sumbar, Aim Zein

Padang, Arunala.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat merespons dampak bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.

Plt Ketua PMI Sumbar, Aim Zein, memastikan personel PMI turun langsung ke lapangan untuk membantu penanganan sekaligus menyalurkan berbagai kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak.

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan awal masyarakat dan mendukung proses penanganan di lokasi bencana.

Berdasarkan data distribusi logistik darurat, PMI Sumbar mengerahkan sejumlah peralatan dan kebutuhan dasar untuk menunjang aktivitas petugas serta warga terdampak.

Logistik yang disalurkan antara lain 30 lembar terpal, 15 sekop, 15 cangkul, 15 pasang sepatu bot, 30 kotak air mineral, 10 set alat kebersihan, serta 15 pasang sarung tangan.

"PMI Sumbar gerak cepat turun ke lapangan dan memberikan bantuan emergency," ujar Aim Zein dalam keterangannya.

Selain mendistribusikan bantuan darurat, PMI Sumbar juga terlibat dalam upaya penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Tim PMI turut membantu proses pencarian korban yang dilaporkan hilang setelah banjir bandang serta membantu membersihkan material longsor di lokasi terdampak.

"Di samping itu, PMI juga ikut membantu pencarian korban hilang ketika banjir bandang melanda Kabupaten Solok, juga ikut membersihkan material longsor," tambah Aim Zein.

Menurutnya, koordinasi untuk penyaluran bantuan lanjutan dan tambahan logistik masih terus dilakukan.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak dapat dipenuhi secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

PMI Sumbar juga terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam penanganan bencana. Kehadiran relawan dan dukungan logistik diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak. (dpg)

Komentar