Dua Korban Speedboat Hilang di Mentawai Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Metro- 03-11-2026 16:42
Tim SAR Mentawai telah temukan jasad terakhir dari korban kecelakaan kapal jenis Man Overboard (MOB) di Perairan Pasapuat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (3/11/2026). IST
Tim SAR Mentawai telah temukan jasad terakhir dari korban kecelakaan kapal jenis Man Overboard (MOB) di Perairan Pasapuat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (3/11/2026). IST

.

Sementara itu, SRU Darat yang terdiri dari lima personel menggunakan kendaraan Rescue D-Max menyisir kawasan pesisir pantai.

Hasil pencarian pertama diterima Petugas Komunikasi Kantor SAR Mentawai pada pukul 09.50 WIB. Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 220'1.72"S 9943'39.30"E. Korban kemudian dievakuasi menuju rumah duka.

Pencarian terhadap korban kedua terus dilanjutkan. Pada pukul 13.00 WIB, SRU Laut bergerak menuju Area 2 di perairan sebelah barat Pulau Sipora sesuai rencana operasi.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 14.45 WIB, ketika satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Pulau Siruamata, pada koordinat 223'6.84"S 9942'45.76"E. Korban juga dievakuasi menuju rumah duka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menyampaikan, penemuan kedua korban merupakan hasil kerja sama dan koordinasi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat sejak hari pertama pencarian.

"Pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi menuju rumah duka. Dengan ditemukannya seluruh korban, kami mengusulkan penghentian Operasi SAR sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku," ujar Benteng.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur TNI/Polri, nelayan, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pencarian.

Benteng turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Benteng menyebutkan, operasi SAR tersebut melibatkan 11 personel Tim Rescue Kantor SAR Mentawai, Lanal Kepulauan Mentawai, Pos TNI AL Simaubuk, Pos TNI AL Sikakap, Polairud, Polsek Sipora, Polsek Sikakap, nelayan, serta masyarakat setempat.

"Sejumlah sarana dan peralatan turut dikerahkan, di antaranya RIB 02 Mentawai, kapal nelayan, kendaraan operasional SAR, alat komunikasi dan navigasi, peralatan evakuasi dan medis, telepon satelit, Starlink, serta Personal Locator Beacon (PLB)," tutur dia.

Dengan ditemukannya kedua korban, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai selanjutnya mengusulkan penghentian Operasi SAR dan melakukan koordinasi serta evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat sesuai prosedur yang berlaku. (dpg)

Komentar