Wako Pariaman Salurkan Santunan Jaminan Sosial Pekerja Rentan pada Delapan Ahli Waris

Metro- 03-11-2026 12:41
Wali Kota Pariaman Yota Balad serahlan santunan kepada ahli waris pekerja rentan yang ada di kota itu, Selasa (3/11/2026). IST
Wali Kota Pariaman Yota Balad serahlan santunan kepada ahli waris pekerja rentan yang ada di kota itu, Selasa (3/11/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Pemko Pariaman terus mempertegas komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat kecil di kotanya.

Bertempat di Aula Balaikota Pariaman pada Selasa (3/11/2026), Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada delapan ahli waris pekerja rentan yang kepesertaannya ditanggung oleh APBD kota.

Dalam kesempatan yang sama, pemko setempat juga membagikan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 205 pekerja rentan baru. Mereka terdiri dari 127 nelayan serta 78 tukang dan kuli bangunan yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pariaman.

Yota Balad menegaskan, program jaminan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Dengan adanya proteksi ini, para pekerja informal diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan tenang.

"Hingga saat ini, Pemko Pariaman telah membiayai perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui APBD untuk 2.897 pekerja rentan," ujar Yota Balad.

Adapun delapan ahli waris yang menerima santunan tunai kali ini meliputi:

* Santunan senilai Rp42 Juta: Diberikan kepada ahli waris almarhum Mansyardin (Buruh Harian Lepas, Desa Tungkal Utara).

Kemudian ahli waris Zahran Tanjung (Petugas Keamanan Kelurahan Kampung Jawa II/Lembaga Adat), dan Asrizal Anwar (Urang Tuo Desa Rambai/Lembaga Adat).

* Santunan senilai Rp10 Juta: Diberikan kepada ahli waris almarhum Surya Budiman (Buruh Harian Lepas, Desa Kampung Gadang), Rosmita Jalal (Pedagang, Desa Naras Hilir).

Selanjutnya ahli waris dari Dodi Irawan (Pedagang, Desa Kampung Kandang), Syahrial (Buruh Tani, Desa Pauh Timur), dan Bakri (Tukang Ojek, Desa Pauh Timur).

Keberhasilan Program Kolaboratif "TUWAI KETAN"

Perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Pariaman tidak hanya bersumber dari anggaran daerah.

Akselerasi perlindungan ini juga didorong oleh program inovatif TUWAI KETAN (Satu ASN Satu Pekerja Rentan) yang diinisiasi sejak awal tahun 2025next

Komentar