.
Lewat gerakan gotong royong para aparatur sipil negara tersebut, sebanyak kurang lebih 2.000 pekerja rentan tambahan telah berhasil mendapatkan perlindungan per Oktober 2026.
Angka ini juga mencakup jaminan sosial bagi 641 petugas keagamaan serta perwakilan lembaga adat di Kota Pariaman.
"Pemko Pariaman berharap sinergi ini terus berlanjut demi memutus rantai kemiskinan ekstrem akibat risiko sosial ekonomi pekerjaan," kata Yota Balad. (*/cpt)
Halaman 12


Komentar