Padang, Arunala -- Dikarenakan salah seorang staf di kantornya positif terpapar Covid-19, menjadikan Kantor Komisi Informasi (KI) Sumbar ditutup untuk sementara aktivitasnya.
Tidak adanya aktivitas sementara di kantor KI Sumbar itu, dibenarkan Ketua KI, Nofal Wiska kepada media di Padang, Senin siang (10/5).
"Untuk sementara ini aktivitas kerja di kantor kami hentikan, baik staf dan komisioner akan bekerja dari rumah jelang hasil swab seluruh staf dan pekerja keluar, dan kini dilakukan penyemprotan disinfektan di kantor KI Sumbar," kata Noval Wiska dalam keterangan tertulis yang diterima Arunala.com, Senin siang (10/5).
Nofal menjelaskan, sebagai antisipasi penyebaran, pihaknya juga melakukan tes swab terhadap staf, asisten ahli dan komisioner pasca seorang staf Sekretariat KI positif Covid-19 usai tes swab.
"Saat ini staf yang bersangkutan sudah melakukan isolasi dan diawasi oleh tenaga medis dan perawat, apalagi staf kami itu sedang menunggu jadwal melahirkan anak pertamanya," ujarnya.
Nofal mengaku dirinya telah menyurati Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengambil tindakan penegakan protokol Covid-19 di lembaga yang ia pimpin.
"Seluruh ruangan dan sudut kantor hingga dapur telah disemprot dengan cairan disinfektan oleh PMI Sumbar," kata Noval.


Komentar