Bank Nagari Cetak Laba Rp 523,61 M di 2023

Metro- 02-02-2024 11:53
Foto bersama Komisaris, Direksi Bank Nagari dan pimpinan media. (Dok : Istimewa)
Foto bersama Komisaris, Direksi Bank Nagari dan pimpinan media. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Bank Nagari berhasil mencatatkan laba bersih di tahun 2023 sebesar Rp 523,61 miliar (unaudited). Tumbuh sebesar Rp 52,34 miliar atau 11,11 persen dari tahun 2022 Rp 471,27 miliar (audited).

"Alhamdulillah, total laba bersih Bank Nagari tahun 2023 mencapai Rp 523,61 miliar (unaudited). Dengan total Aset tahun 2023 mencapai Rp 32,07 triliun, tumbuh Rp1,97 triliun atau 6,55 persen dari tahun 2022," kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad, di Aula Lantai IV Kantor Bank Nagari Pusat, Jumat (2/2).

Turut dihadiri Komisaris Independen Bank Nagari Manar Fuadi, Direktur Operasional Syafrizal, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra, Direktur Keuangan Sania Putra dan Direktur Kepatuhan Restu Wirawan.

Ia menyebutkan total kredit/pembiayaan tahun 2023 terealisasi Rp 24,03 triliun, tumbuh Rp 1,56 triliun atau 6,94 persen dari 2022.

Rinciannya total kredit konvensional tahun 2023 mencapai Rp 20,63 triliun, tumbuh Rp 621,60 miliar atau 3,11 persen dari tahun 2022. Ditopang oleh pertumbuhan kredit produktif sebesar Rp 496,66 miliar dan pertumbuhan kredit konsumtif sebesar Rp 151,94 miliar.

"Sementara total pembiayaan syariah tahun 2023 mencapai Rp 3,41 triliun, tumbuh Rp 937,82 miliar atau 38,00 persen dari tahun 2022. Ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan konsumtif sebesar Rp 663,18 miliar dan pertumbuhan pembiayaan produktif sebesar Rp 274,64 miliar," sebutnya.

Irsyad juga memaparkan total penyaluran kredit/pembiayaan kepada UMKM pada tahun 2023 mencapai Rp 6,25 triliun, tumbuh Rp 824,78 miliar atau 15,19 persen dari tahun 2022. Dengan demikian, komposisi kredit/pembiayaan UMKM terhadap total kredit/pembiayaan produktif tahun 2023 mencapai 83,25 persen, naik dari tahun sebelumnya sebesar 80,22 persen.

"Hal ini sejalan dengan strategi bank untuk meningkatkan penyaluran kredit/pembiayaan UMKM dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumbar," ucapnyanext

Komentar