.
Irsyad menambahkan, secara umum, Bank Nagari masih menguasai pasar di Sumbar yang terlihat dari Share Aset Bank Nagari terhadap perbankan di Sumbar mencapai 38,98 persen, Share Kredit/pembiayaan Bank Nagari terhadap Perbankan di Sumbar mencapai 33,43 persen, Share Dana Pihak Ketiga Bank Nagari terhadap Perbankan di Sumbar mencapai 32,00 persen.
Kemudian, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari mencatatkan kinerja yang baik pada tahun 2023 ini. Laba UUS tercatat Rp 164,65 miliar, tumbuh Rp 55,32 miliar atau 50,60 persen dari tahun 2022 sebesar Rp 109,33 miliar.
Total Aset Syariah tahun 2023 mencapai Rp 4,42 triliun, tumbuh Rp 1,13 triliun atau 34,59 persen dari tahun 2022. Sehingga share Aset UUS tahun 2023 terhadap induk mencapai 13,77 persen, meningkat dari tahun 2022 sebesar 10,90 persen.
"Untuk total Pembiayaan Syariah tahun 2023 mencapai Rp 3,41 triliun, tumbuh Rp 937,82 miliar atau 38,00 persen dari tahun 2022. Ditopang oleh pertumbuhan Pembiayaan Konsumtif sebesar Rp 663,18 miliar dan pertumbuhan Pembiayaan Produktif sebesar Rp 274,64 miliar," sebutnya.
Total Dana Pihak Ketiga Syariah tahun 2023, tutur Irsyad, mencapai Rp 3,71 triliun, tumbuh Rp 652,67 miliar atau 21,36 persen dari tahun 2022. Ditopang oleh pertumbuhan Giro sebesar Rp 212,47 miliar dan pertumbuhan Tabungan sebesar Rp 487,98 miliar.


Komentar