Evi Yandri dan YPJI Jemput Ibu-Anak ODGJ di Padangpariaman

Metro- 18-11-2025 08:27
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman bersama YPJI Padang menjemput dua ODGJ  di Padangpariaman untuk menjalani pengobatan di yayasan tersebut, Minggu (16/11/2025) kemarin. IST
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman bersama YPJI Padang menjemput dua ODGJ di Padangpariaman untuk menjalani pengobatan di yayasan tersebut, Minggu (16/11/2025) kemarin. IST

.

Bersama, Evi Yandri dan Vasko mencanangkan 'Sumbar Zero Pasung'. Hingga saat ini hal tersebut telah berhasil dilakukan di Kota Padang yang kini telah zero pasung.

Untuk diketahui YPJI merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial. Yayasan ini dibentuk Tahun 2014 dan bergerak di bidang rehabilitasi pencandu narkoba dan ODGJ.

Sebagai pendiri dan juga ketua pembina dari yayasan itu, Evi Yandri aktif di yayasan tersebut sejak dirinya belum menjadi wakil rakyat.

Evi Yandri mengatakan di Sumbar masih banyak kasus ODGJ yang dirantai. Hal ini mesti dihentikan karena ODGJ semestinya diobati.

Pemasungan, kata dia, bukanlah tindakan yang manusiawi dalam memperlakukan manusia.

Ia mengatakan, awalnya YPJI hanya menjemput dan mengobati ODGJ yang berada di seputaran Kota Padang.

"Sekarang sudah jarang ada terlihat ODGJ berkeliaran di jalanan. Ini telah kami bawa ke YPJI berdasarkan laporan masyarakat. Termasuk pula yang kami jemput dari rumah keluarganya," kata Evi.

Kabar adanya Evi dan Tim YPJI menjemput ODGJ untuk diobati ini pun lalu tersebut ke kabupaten kota lain.

Berbagai laporan masuk, termasuk saat Evi melakukan kegiatan kedewanan ke kabupaten/kota. Hal ini ditindaklanjuti dengan mengunjungi rumah ODGJ dan penjemputan untuk diobati.

Ketua Yayasan YPJI, Syafrizal mengatakan yayasan tersebut berfokus pada kegiatan sosial yakni rehabilitasi pecandu narkoba dan ODGJ.

Hingga saat ini yayasan bahkan kelebihan kapasitas pasien untuk rehabilitasi pencandu narkoba terkadang terpaksa menunggu antrean, jika ada pasien keluar, pasien yang baru bisa masuk.

"Kami selalu berusaha untuk bisa memberikan rehabilitasi dan pengobatan yang optimal. Dulu kami memulai dengan fasilitas yang minim," ujarnya.

Namun sejak berdiri tahun 2014 sekarang fasilitas kami telah mengalami banyak peningkatan dengan bantuan pemerintah Sumbar.

"Sudah banyak pula pasien kami yang sembuh dan dipulangkan kembali untuk bermasyarakat," katanya.

Syafrizal mengatakan, pasien yang diobati di YPJI diperlakukan dengan pendekatan holistik.

Setelah mendapatkan terapi medis di rumah sakit, mereka melanjutkan rehabilitasi yang mencakup aspek spiritual, fisik, dan keterampilan.

Para pasien diajarkan beribadah, mendapatkan makanan bergizi sesuai panduan ahli gizi, serta menjalani aktivitas harian seperti membersihkan lingkungan.

Tak berhenti di situ, yayasan ini juga menyediakan pelatihan keterampilan seperti membuat kue, otomotif, dan barber shop untuk pasien yang sudah menunjukkan peningkatan kemandirian. (*)

Komentar