.
Dovy menyampaikan pemantauan kondisi kesehatan Gustina akan dilakukan oleh tim RS M. Djamil sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan. Pemantauan tersebut diperlukan untuk melihat perkembangan kondisi pasien, mengidentifikasi kemungkinan munculnya permasalahan kesehatan baru, serta mengevaluasi pelaksanaan perawatan yang dilakukan keluarga di rumah.
"Pemantauan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kondisi pasien, mengidentifikasi kemungkinan munculnya masalah kesehatan baru, serta memastikan keluarga tetap mendapatkan pendampingan dalam menjalankan perawatan di rumah," jelasnya.
Dovy memaparkan selama lima hari menjalani perawatan di RS M. Djamil, Gustina mendapatkan penanganan dari tim dokter multidisiplin. Dokter spesialis neurologi bertindak sebagai dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP), dengan dukungan berbagai disiplin ilmu, meliputi rehabilitasi medik, penyakit dalam, bedah plastik, telinga hidung tenggorok (THT), gizi, paliatif, serta tim keperawatan.
Pelibatan berbagai disiplin ilmu tersebut dilakukan karena kondisi Gustina membutuhkan penanganan yang menyeluruh. Permasalahan kesehatan yang dialami pasien tidak dapat ditangani hanya dari satu sudut pandang medis, melainkan memerlukan koordinasi berbagai tenaga profesional untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
"Tim medis melakukan pemeriksaan fisik serta berbagai pemeriksaan penunjang secara lengkap untuk memperoleh gambaran kondisi kesehatan pasien dan menentukan kebutuhan penanganan yang tepat," ungkapnya.
Untuk mendapatkan gambaran kondisi kesehatan secara menyeluruh, tim medis melakukan berbagai pemeriksaan penunjang, mulai dari pemeriksaan laboratorium darah dan urine, kultur darah, kultur urine, kultur dahak, pemeriksaan jantung dan paru, foto rontgen, hingga CT scan kepala. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi tim dokter dalam mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang dialami pasien sekaligus menyusun rencana penatalaksanaan berdasarkan kebutuhan klinis.
Dari hasil pemeriksaan dan evaluasi medis, ditemukan sejumlah kondisi yang memerlukan perhatian khusus, di antaranya infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, malnutrisi berat, luka tekan atau dekubitus, serta kekakuan pada sendi dan otot. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang terintegrasi agar berbagai permasalahan kesehatan dapat dikelola secara tepatnext


Komentar