.
"Dari hasil pemeriksaan dan evaluasi medis, ditemukan sejumlah kondisi yang membutuhkan perhatian dan penanganan, antara lain infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, malnutrisi berat, luka tekan atau dekubitus, serta kekakuan pada sendi dan otot," paparnya.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tim medis memberikan berbagai bentuk penanganan sesuai indikasi dan kebutuhan pasien. Penanganan meliputi pemberian obat-obatan, pemenuhan kebutuhan nutrisi, rehabilitasi medik, perawatan luka tekan, perawatan trakeostomi, serta pemenuhan kebutuhan personal hygiene. Seluruh proses dilaksanakan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi klinis dan kebutuhan spesifik Gustina.
"Seluruh proses penanganan dilaksanakan secara terkoordinasi oleh tim multidisiplin dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan spesifik pasien," ujarnya.
Dovy menambahkan, penanganan terhadap Gustina memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan bagi pasien dengan kondisi kompleks dan membutuhkan perawatan jangka panjang tidak cukup hanya berorientasi pada pengobatan penyakit. Aspek kenyamanan, pencegahan komplikasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta upaya mempertahankan kualitas hidup juga harus menjadi bagian utama dalam pelayanan.
"Tidak hanya berfokus pada penanganan penyakit, pelayanan juga diarahkan untuk menjaga kenyamanan pasien, mencegah komplikasi, serta mempertahankan kualitas hidup seoptimal mungkin," tegasnya.
Pengalaman penanganan Gustina juga menjadi momentum bagi RS M. Djamil untuk mendorong penguatan pelayanan homecare di Kota Padang secara lebih luas dan berkelanjutan. Menurut Dovy, kebutuhan terhadap layanan perawatan di rumah akan terus berkembang, terutama bagi pasien dengan keterbatasan aktivitas, penyakit kronis, maupun kondisi kesehatan yang membutuhkan pendampingan dalam jangka panjang.
Salah satu langkah yang direncanakan adalah menyusun dan melaksanakan program pelatihan homecare bagi tenaga kesehatan rumah sakit dan Puskesmas. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan lanjutan kepada pasien di lingkungan tempat tinggalnya.
"Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan lanjutan kepada pasien yang membutuhkan perawatan jangka panjang di rumah. Dengan demikian, kesinambungan pelayanan antara rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, pemerintah daerah, dan keluarga pasien dapat berjalan semakin baik," harapnyanext


Komentar