Wapres Tanam Bibit Pohon Pinago di Pantai Kata
Pariaman, Arunala -- Usai meresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Pariaman, kemudian Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin lalu menanam bibit pohon Pinago di area Pantai Kata, Kota Pariaman, Selasa (6/4).
Pohon Pinago yang ditanam Wapres itu merupakan pohon asli dari Sumbar, varian pohon ini, banyak tumbuh di pantai-pantai yang ada di daerah di Sumbar.
"Dengan menanam pohon Pinago ini, kita turut melestarikan alam dan lingkungan, karena pohon yang tumbuh di pesisir pantai nantinya akan menjadi penahan agar pantai yang indah ini tidak terdampak abrasi, dan juga bisa menjadikan tempat ini menjadi destinasi wisata," kata Ma'ruf Amin usai penanaman bibit pohon Pinago.
Mantan Ketua MUI ini juga mengungkapkan penghijauan sangat baik dan perlu digiatkan oleh seluruh pemda yang ada di Indonesia, karana daerah kita merupakan daerah rawan bencana, sehingga perlu digiatkan dan dilestarikan.
"Pohon Pinago yang ditanam hari ini, hendaknya dapat dirawat dengan baik, karena nantinya akan memperindah dan menjadikan pantai ini rindang, sehingga dapat menjadi tempat rekreasi bagi keluarga," tukasnya.
Dirinya juga mengapresiasi Wali Kota Pariaman yang energik dan juga jenius, yang sesuai dengan namanya, sehingga dirinya dapat hadir berkat kegigihan wali kota ini dalam memperjuangkan pasar rakyat kota pariaman, yang hari ini diresmikan.
Sementara itu Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengungkapkan terimakasih kepada Wapres Ma'ruf Amin yang telah bersedia datang untuk peresmian Pasar Rakyat Pariaman itu.
"Saya mengucapkan terimakasih atas kunjungan pak Wakil Presiden, yang sudah bersedia datang untuk melakukan beberapa rangkaian kegiatan di Kota Pariaman, mulai dari peresmian pasar rakyat, peninjauan vaksinasi lansia di Puskesmas Kuraitaji, dan penanaman bibit pohon Pinago di pantai ini," tutur Genius.
Genius juga meminta persetujuan dari Wapres itu agar bersedia untuk diabadikan namanya menjadi nama pantai di tempat penanaman bibit pohon Pinago, yang direncanakan akan ditanam sebanyak 800 batangnext


Komentar