JPS Nilai Fadly Amran -Ganefri Bisa Saling Mengisi

Metro- 15-04-2024 21:51
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi. (Foto : Facebook Adrian Tuswandi)
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi. (Foto : Facebook Adrian Tuswandi)

Padang, Arunala.com - Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Adrian Tuswandi menilai silaturahmi antara Ketua DPW Partai NasDem Sumbar, Fadly Amran dengan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof Ganefri cukup mengagetkan banyak pihak.

"Kendati pertemuan masih dalam suasana Lebaran yang berlangsung di rumah dinas rektor pada Senin siang, 15 April 2024 ini sekadar silaturahmi, namun publik menilai ini bentuk membangun komunikasi politik, apalagi dalam waktu dekat akan digelarnya pilkada serentak 2024 di Sumbar," kata Adrian Tuswandi di Padang di hari yang sama.

Ia menerangkan, semua masyarakat sudah tahu sosok Fadly Amran, ia tokoh perubahan politik di Sumbar saat ini.

Buktinya, lanjutnya, partai yang dipimpinnya di Sumbar ini menaikan perolehan kursi partainya dengan torehan 3 kursi DPR RI, 9 kursi untuk DPRD provinsi dan 78 kursi untuk DPRD kabupaten kota se Sumbar.

"Itu dari segi prestasi pada pileg 2024 yang ditorehkan Fadly Amran di Sumbar, belum lagi dari sisi organisasi dimana Fadly Amran juga Ketua Gebu Minang Sumbar dan juga pernah menjadi Wali Kota Padangpanjang periode 2018-2023," ucap Ardian Tuswandi lagi.

Sementara sosok Prof Ganefri, ulas Adrian Tuswandi, juga merupakan tokoh di Sumbar, selain sebagai Rektor UNP, dan Dewan Pakar Gebu Minang, Ganefri juga Ketua NU Sumbar, yakni Ormas besar di Tanah Air ini.

Menurutnya, Prof Ganefri diyakini banyak kalangan punya pengaruh ke tampuk kekuasaan nasional.

"Jadi wajar, bila publik menilai silaturahmi yang dilakukan dua tokoh besar di Sumbar ini pasti ada sesuatu dibalik itu semua," pungkas Adrian Tuswandi.

Dirinya tidak menampik, apabila pertemuan kedua tokoh ini akan menghasilkan kolaborasi menatap pilkada Sumbar 2024, itu hal yang mungkin bisa terjadi.

"Karena dua tokoh ini mempunyai kapabilitas yang mumpuni dan bisa saling mengisi satu sama lain," pungkas Adrian Tuswandi. (*)

Komentar