Payakumbuh, Arunala.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi, mengajak masyarakat untuk menghindari berbagai jenis sogokan dalam pemilihan calon kepala daerah.
Menurutnya, Kota Payakumbuh harusnya dipimpin oleh orang yang berpegang teguh terhadap nilai-nilai agama dan kebudayaan.
Hal tersebut diungkapkan Supardi saat memberikan sambutan pada agenda Safari Ramadan di Masjid Makmur Kelurahan Nunang, Kota Payakumbuh, Minggu malam (31/3/2024).
"Tak bisa dibayangkan apa yang terjadi pada kota kita tercinta ini jika pemimpinnya lahir dari cara-cara yang tidak baik. Salah satunya menyogok masyarakat untuk memilih. Oleh sebab itu masyarakat harus bijaksana dalam menentukan sikap," katanya.
Dia mengatakan, lima atau sepuluh tahun ke depan masyarakat Payakumbuh harus memikirkan kelangsungan daerahnya.
Jika memilih pemimpin yang tidak amanah, akan berdampak buruk pada seluruh sektor sosial kehidupan yang ada. Ekonomi akan jatuh, pengangguran dan kemiskinan merajalela. Begitupun praktik korupsi, akan sering terjadi.
"Semoga yang memimpin daerah ini ke depan, memiliki kecintaan untuk membangun kota galamai ke arah yang lebih baik. Pemimpin harus memiliki jiwa negarawan yang mencintai daerah dan masyarakat, oleh sebabnya itu hindari cara-cara yang salah," katanya.
Di sisi lain Supardi mengatakan, Masjid Makmur Nunang merupakan tempat bersejarah dalam perjalanan pendidikannya.
"Waktu menjalani pendidikan SD dulu, saya banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman disini," kenang Supardi.
Ke depan, sebutnya, Masjid Makmur Nunang diharapkan menjadi ikon wisata religi pada sekitar sungai Batang Agam yang membelah Kota Payakumbuh.
Sementara itu Camat Payakumbuh Barat, Ulfakhri mengatakan, bantuan Ketua DPRD Sumbar untuk Masjid Makmur ini sangat bermanfaat untuk kelangsungan masjid itu ke depan.
"Tidak hanya itu, bantuan ini juga harus dimaknai sebagi penyemangat masyarakat untuk memakmurkan masjid," kata Ulfakhri. (*)


Komentar