Usai Tahapan Tes Kesehatan, KPU Padang Segera Verifikasi Dokumen Calon

Metro- 31-08-2024 12:14
Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra bersama komisioner KPU yang lainnya dengan pasangan calon Hendri Septa-Hidayat serta Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua, Sabtu pagi (31/8/2024). (dok : arunala.com)
Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra bersama komisioner KPU yang lainnya dengan pasangan calon Hendri Septa-Hidayat serta Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua, Sabtu pagi (31/8/2024). (dok : arunala.com)

Padang, Arunala.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, mengantarkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa dan Hidayat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP M Djamil, Sabtu pagi (31/8/2024).

Hari sebelumnya, KPU Kota Padang juga mengantarkan dua pasangan calon Muhammad Iqbal-Amasrul dan Fadly Amran-Maigus Nasir di rumah sakit yang sama.

Sabtu ini, merupakan hari kedua proses pemeriksaan kesehatan bagi pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Dan paslon Hendri Septa - Hidayat yang jalani pemeriksaan kesehatan di RSUP M Djamil Padang," kata Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra kepada wartawan saat di RSUP M Djamil Padang, Sabtu pagi (31/8/2024).

Dorri menerangkan, hari sebelumnya (Jumat, red) sudah dua paslon yang telah ikuti proses pemeriksaan kesehatan ini.

"Di Kota Padang sendiri hanya tiga pasangan calon yang ikut kontestasi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang pada pilkada serentak tahun ini," kata Dorri.

Sedangkan, kepala Divisi Teknis KPU Kota Padang, Arset Kusnadi kepada Arunala.com menerangkan, setelah pemeriksaan kesehatan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan berkas untuk memverifikasi berkas syarat pencalonan dan syarat calon.

"Apakah persyaratan pasangan calon ini memenuhi syarat atau tidak, kepastiannya akan diketahui setelah sampai 4 September 2024 pemeriksaan itu kami lakukan," kata Arset.

Kemudian, pada tanggal 5 September 2024, akan ditetapkan apakah persyaratan itu sesuai atau belum.

"Kalau masih ada yang diperbaiki, maka pada 6 September 2024 diserahkan kembali kepada pasangan bakal calon untuk memperbaikinya," tukas Arset.

Ditanya bagaimana pemeriksaan ijazah dari tiga bakal calon wali kota, karena ijazah sarjana mereka berasal dari universitas luar negeri.

"Untuk memverifikasi keabsahan ijazah itu, nantinya kami akan mengunjungi Kemendikbudristek," kata Arset. (*)

Komentar