Padang, Arunala.com - Jumat malam (15/11/2024), menjadi debat publik pamungkas bagi tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, yang diadakan di Hotel Trumtum Padang.
Tiga paslon wali kota dan wakil wali kota yang ikut debat kali ini yakni paslon nomor urut 1 Fadly Amran-Maigus Nasir, paslon nomor urut 2 Muhammad Iqbal-Amasrul, dan paslon nomor urut 3 Hendri Septa-Hidayat.
Seperti disampaikan ketua KPU Kota Padang, Dori Putra, meski jadi debat akhir, namun alur dan materi debat malam itu bisa dikatakan sama dengan debat pertama.
"Pada debat kali ini ada enam segmen yang dijalankan, dengan empat subtema yang akan didalami para panelis melalui pertanyaan yang sudah disiapkan bagi pada masing-masing paslon," ungkap Dori Putra.
Debat ini, sebutnya, merupakan penyampaian visi misi dan program dari tiga paslon seperti apa mereka melihat Kota Padang ini dan apa yang akan dikerjakan nantinya bila dari mereka terpilih jadi wali kota dan wakil wali kota.
"Sejalan dengan itu, kami mengimbau warga Kota Padang agar bisa melihat secara jelas seperti apa sosok dari pasangan calon kepala daerah yang akan memimpin Kota Padang ini untuk lima tahun kedepan," tukas Dori.
Dengan cara ini pula, sambung dia, masyarakat nantinya bisa ditentukan pilihannya pada pilkada nanti yang akan dipilih pada 27 November 2024.
Suasana Riuh
Sementara itu, debat publik putaran kedua ini disaksikan langsung oleh para panelis, unsur Forkopimda Kota Padang, pemantau pemilu, dan juga relawan dan pendukung dari masing-masing paslon.
Dari pantauan di lokasi, suasana debat kali ini terlihat lebih riuh dari debat sebelumnya yang digelar pada Sabtu malam (26/10/2024) lalu.
Suasana mulai terasa riuh dengan yel-yel masing-masing pendukung paslon ketika moderator Nasrian Bahzein memperkenalkan satu per satu profi paslon.
Dimulai dari paslon nomor urut 1 Fadly Amran Maigus Nasir, lalu berlanjut pada paslon nomor urut 2 Muhammad Iqbal-Amasrul, dan terakhir paslon nomor urut 3 Hendri Septa-Hidayat. (*)


Komentar